Bagasi Hilang di Lion Air

Masuk: November 14th, 2009 | Kategori: Transportasi | Komentar: 7



Pada 19 September lalu saya naik pesawat Lion Air (Medan-Jakarta-Solo). Setiba di Bandara Adi Sumarmo, Solo, bagasi saya tidak ditemukan. Saya melapor ke bagian barang hilang dan dilayani Saudara Novi. Keesokan harinya koper belum ditemukan dan dikabari esok hari (21 September) koper pasti sudah diantar ke rumah.

Janji tinggal janji, bagasi saya tidak ditemukan. Hari-hari berikutnya saya bertanya ke bagian bagasi Adi Sumarmo melalui telepon (021) 70712602. Anehnya, pihak Lion Air bukannya menanyakan nomor bagasi, tetapi malah bertanya apa saja isi koper saya.

Saya terus menghubungi Lion Air, baik bagian bagasi maupun layanan pelanggan, hingga akhirnya dinyatakan bagasi saya hilang. Saya diminta menunggu dan akan segera dihubungi untuk pergantian. Perlu tiga bulan untuk penggantian sejak bagasi dinyatakan hilang.

Saya dengar, bagasi seberat 15 kilogram yang hilang diganti uang Rp 300.000. Mendengar nilai penggantian yang kecil itu, saya baru paham mengapa bagasi di Lion Air sering dinyatakan hilang. Bisa-bisa setelah membongkar koper dan tahu nilai barang di dalamnya mahal, keluarlah pernyataan “bagasi hilang”. Ini pikiran saya saja.

Hingga kini belum ada konfirmasi dari Lion Air tentang pergantian bagasi saya yang dinyatakan hilang.

Ninuk Setya Utami
Gambiran RT 002 RW 001
Cemani, Sukoharjo
Jawa Tengah

Sumber: Kompas, Rubrik “Redaksi Yth” edisi Sabtu 14 November 2009



Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

7 komentar pada “Bagasi Hilang di Lion Air”

  1. 1 ninuk setya berkomentar pada jam 5:43 am tanggal July 29th, 2010:

    sampai sekarang tidak ketemu dan tidak ada pertanggung jawaban dari Lion!

  2. 2 yugo berkomentar pada jam 5:41 am tanggal September 16th, 2010:

    LION itu segaja merekrut maling , maka nya sering hilang bagasi nya, saya mengalami hal yg sama ,

  3. 3 fajri  berkomentar pada jam 1:52 pm tanggal April 21st, 2011:

    banyak bacot… bohong banget…
    saya terbang dr JOG-CGK-PKU tgl 13 april 2011. Dr Jogjanya JT 557 jam 14.10, berangkat dr Jakartanya jam 16.10. bawa bagasi 1 seberat 24kg-an. Hilang juga tuh… seharusnyakan barang itu sampai di tujuan akhir yakni PKU pekannbaru. Ga ada tuch. Trus saya lapor ke bagian kehilangan bagasi… kt pihak sono “nanti di penerbangan seanjutnya”. Ok Kami tunggu di bandara (karena rumah saya di pekanbaru jauh dr bandara skitar 1 setengah jam dr bandara). Penerbangan selanjutnya pun ga ada. Kt nya “besok pagi” eh ga ada juga. Trus maksudnya apa kayak gitu…. Padahal barang itu jualan atau pesanan orang RP. 3.000.000,-an. Dan ga setimpal dengan kekecewaan kami… pengorbaan kami berdua ngangkat barang berat itu naik transjogja ke bandara dan untung dr jual barang tersebut 200.000. sungguh kami sangat kecewa dan sangat di rugikan. Sudah 10 hari saya menunggu kejelasan barang tersebut.
    Saya search internet ternyata buaaaaaaaaaaaaaanyak sekali testimoni-testimoni penumpang lion air yang kehilangan bagasi… bahkan ada pengalaman-pengalaman tdk ada tanggungjawab dr pihak lion Air nya. Emang pada kemana tuch barang-barang penumpang yg kehilangan bagasinya. Emang Gaib apa yah… "hihhhh berdosalah kalian yang memakan barang haram — itu bukan hak kalian" Allah yang maha tahu… oh mungkin kalian ga punya agama kali
    Aneh
    Kalau lion kayak begini terus… tidak memperbaiki pelayanannya dan sebagainya saya yakin lion tak akan bertahan… KAPOK BANGET NAIK LION AIR…

  4. 4 indra berkomentar pada jam 2:34 pm tanggal June 6th, 2011:

    malam ini tiket rombingan yang sy sdah booking , eh malah dijual ke org lain setengahnya, jadi temen2 satu rombongan malah g bisa pulang ,,itu aturannya gmna yah?

  5. 5 LionTOT berkomentar pada jam 3:31 am tanggal September 7th, 2011:

    masih mending 300rebu, gw ilang malah diganti 25rebu per kilo, makan aja tu koper tikus2 brengsek, ga ada koper gw masih kaya, ngehe!!

    perjalanan ke bandara aja bensin lebih dr 25rebu, anjing

  6. 6 fajri berkomentar pada jam 2:46 pm tanggal September 19th, 2011:

    banyak bacot… bohong banget…
    saya terbang dr JOG-CGK-PKU tgl 13 april 2011. Dr Jogjanya JT 557 jam 14.10, berangkat dr Jakartanya jam 16.10. bawa bagasi 1 seberat 24kg-an. Hilang juga tuh… seharusnyakan barang itu sampai di tujuan akhir yakni PKU pekannbaru. Ga ada tuch. Trus saya lapor ke bagian kehilangan bagasi… kt pihak sono “nanti di penerbangan seanjutnya”. Ok Kami tunggu di bandara (karena rumah saya di pekanbaru jauh dr bandara skitar 1 setengah jam dr bandara). Penerbangan selanjutnya pun ga ada. Kt nya “besok pagi” eh ga ada juga. Trus maksudnya apa kayak gitu…. Padahal barang itu jualan atau pesanan orang RP. 3.000.000,-an. Dan ga setimpal dengan kekecewaan kami… pengorbaan kami berdua ngangkat barang berat itu naik transjogja ke bandara dan untung dr jual barang tersebut 200.000. sungguh kami sangat kecewa dan sangat di rugikan. Sudah 10 hari saya menunggu kejelasan barang tersebut.
    Saya search internet ternyata buaaaaaaaaaaaaaanyak sekali testimoni-testimoni penumpang lion air yang kehilangan bagasi… bahkan ada pengalaman-pengalaman tdk ada tanggungjawab dr pihak lion Air nya. Emang pada kemana tuch barang-barang penumpang yg kehilangan bagasinya. Emang Gaib apa yah… "hihhhh berdosalah kalian yang memakan barang haram — itu bukan hak kalian" Allah yang maha tahu… oh mungkin kalian ga punya agama kali
    Aneh
    Kalau lion kayak begini terus… tidak memperbaiki pelayanannya dan sebagainya saya yakin lion tak akan bertahan… KAPOK BANGET NAIK LION AIR

    SAYA yg menulis diatas…sampai sekarang 20 september 2011 belum juga ada penggantian kerugian sedikitpun….

  7. 7 riska berkomentar pada jam 6:49 am tanggal August 17th, 2013:

    Saya dan suami penumpang dr DPS-SUB-BPN, dr dps masi 1 jam lg keberangkatannya tp cek in sdh diclose.. Seharusnya mereka harus bisa cek in kan saya.. Tp mereka menolak.. Karna sdh close.. Saya yakin kursi saya dijual keorg lain.. Jadi kursi dipesawatnya full.. Cuma bisa berdoa smoga oknum lion ini dibalas dgn kesulitan yg lebih sakit.. Slain rugi materi.. Kerjaan dikantor jadi menumpuk..


Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!