Bukalapak dan Pelapak Ledeng Motor Bandung yang Merepotkan

Masuk: April 1st, 2016 | Kategori: Internet | Komentar: 2


Pada tanggal 26 Maret 2016, saya tertarik dengan penawaran salah satu pelapak ( Ledeng Motor Bandung) di Bukalapak.com yang menawarkan aki kering GS ASTRA GS GTZ 5S dengan harga Rp. 180.000,- (seratus delapan puluh ribu rupiah). Saya melakukan transaksi pembelian barang tersebut dengan mentransfer ke rekening Bukalapak.com sebesar Rp. 199.356(sudah termasuk ongkos kirim Rp.44.000,- dan dipotong voucher BLGOAPPS sebesar Rp.25.000,-) dengan nomor transaksi 160264634785.

Pada tanggal 29 Maret 2016, saya menerima email dari Bukalapak bahwa pesanan sudah diterima dengan nama penerima Astri tetapi saya belum menerima paket tersebut, saya coba tanya tetangga barang kali dititipkan kalau kurir mengetuk pintu lama gak dibuka dikira tidak ada orang dirumah,saya menelpon JNE Bumiayu mengenai hal tersebut, alangkah kaget ternyata paket masih disana dan memberi tahu terjadi kesalahan update resi, saya kesal juga karena ini penting sekali. Akhirnya segera diantar ke rumah setelahnya.

Paket pesanan tersebut saya terima, saya shock karena paketan yang harusnya aki malah amplop yang datang. Saya bilang itu bukan pesanan saya tetapi dipastikan alamatnya dan nama pengirimnya benar. Oh my God.. saya pun tidak bisa langsung mengembalikan ke origin karena Bukalapak sudah mengupdate status diterima oleh saya. Setelah saya buka hanya berisi kertas peemohonan maaf tidak bisa mengirim orderan saya padahal saya baca deskripsi barang tersebut dapat dikirim ke Cilacap dan sekitarnya jalan datar (saya di Bumiayu dekat Cilacap).

Saya langsung melakukan konfirmasi penerimaan barang di website bukalapak.com dan komplain akan melakukan retur barang kepada pihak pelapak. Saya berpikir kenapa pelapak repot-repot begini, pelapak harusnya menolak orderan saya saja jika tidak bisa dikirim. Bukalapak meminta pembeli dan pelapak melakukan diskusi. Tetapi pelapak tidak merespon diskusi dari saya, dan saya menerima email dari Bukalapak bahwasannya jika tidak berdiskusi maka kebijakan Bukalapak akan memberikan dana ke pelapak (padahal saya sudah bolak balik kirim pesan di forum diskusi, laporan, kontak email bukalapak dan pesan pribadi ke hp pelapak) sungguh mengecewakan.

Dua hari kemudian tanggal 31 Maret 2016 saya putuskan mengembalikan dokumen amplop kosong tersebut ke JNE agar di kembalikan ke origin atau oengirimnya dan sy  mendapatkan balasan sms dari pihak pelapak yang menegaskan akan mentransfer uang saya setelah cair dari Bukalapak dengan cara saya diharuskan mencabut komplainan. Posisi yang sulit buat saya, tidak bisa mempercayai pelapak yang dari awal merepotkan dan bukalapak juga tak kunjung membantu walaupun saya sudah mengirimkan foto amplop dan screenshoot sms dari pelapak yang bisa mengindikasikan penipuan. Saya pun menghubungi call centre bukalapak 1500350, butuh beberapa kali dan beberapa menit kemudian untuk dapat berbicara dengan staffnya, bicara belum selesaipun diputuskan hanya dengam bilang nanti telpon lagi bu.

Astaghfirulloh,saya bisa mengikhlaskan uangnya walauoun berharap bisa dikembalikan kesaya tetapi tidak bisa ridho denfan sistem bukalapak ini. Tidak ada respon dari pihak pelapak di forum diskusi bukalapak sebagai syarat kesepakatan agar uang bisa direfund, saya curiga bahwa saya adalah korban penipuan dari pelapak tersebut. Di dalam forum diskusi Pengembalian barang, saya menuntut kepada pihak bukalapak untuk merefund ke bukadompet saya karena kesalahan ini murni (bahkan disengaja) dari pihak pelapak sebagai hukuman sosial agar kasus penipuan seperti ini tidak terjadi lagi.

Cs bukalapak mengirim email uang menegaskan bahwa kelanjutannya tunggu dokumen pengembaliannya sampai ke pelapak.Saya merasa kecewa dengan kebijakan bukalapak.com dan merasa dirugikan oleh pihak bukalapak.com.Sudah jelas amplop kosong dan sudah saya kirimkan pun masih tetap pelapak yang dibela. Dimana keamanan untuk pembelinya tanpa harus emosi dan menguji kesabaran karna reapon yang lambat pula, serba lama, tak secepat minta pembayaran saat mengorder.

Saya pastikan ini adalah transaksi saya yang terakhir di bukalapak.com jika pihak bukalapak.com tidak mengubah kebijakan yang pro terhadap penipu online dan uang saya tak kunjung kembali. Mohon agar lebih berhati hati kalian smua.

Terima kasih JNE Bumiayu walaupun sempat berbuat salah tetapi ada niatan untuk membantu, itu sangat berarti.

Astri Lukman


Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

2 komentar pada “Bukalapak dan Pelapak Ledeng Motor Bandung yang Merepotkan”

  1. 1 @Billy_Care berkomentar pada jam 8:51 am tanggal April 1st, 2016:

    Halo Astri Lukman,

    Terima Kasih atas informasi yang dilakukan melalui lapor.net. Masalah transaksi 160264634785 sudah selesai ya, barang sudah kembali ke penjual, dananya sudah dikembalikan ke pembeli yaitu saudari Astri Lukman, dan dana sudah ddalam proses pencairan dana ke rekening Astri Lukman, 🙂

    Jika memang selanjutnya mengalami kendala dalam transaksi di Bukalapak, bisa konfirmasi lebih lanjut, ke kami dan team di kontak berikut untuk respon yang lebih cepat :

    Email : cs@bukalapak.com
    Twitter : @Billy_Care
    Facebook : https://www.facebook.com/bukalapak
    Call center : 1500350

    Terima kasih sudah menggunakan BL Payment System untuk keamanan dan kenyamanan transaksi Anda. 🙂

    Salam hangat,
    Customer Support

  2. 2 Rumboko berkomentar pada jam 1:27 pm tanggal April 14th, 2016:

    Ternyata sampai sekarang Bukalapak tidak berubah. Saya mengalami hal yang mirip. Pelapak nakal dilindungi oleh Bukalapak. Bagaimana yayasan konsumen indonesia? Apakah hal seperti ini dibiarkan ??


Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!