Gagal Pakai FastNet Karena Alamat Rumah Sudah Digunakan Tetangga

Masuk: June 14th, 2016 | Kategori: Hukum, Internet | Komentar: 0


Saya inisial BN dengan no pelanggan first media 10166xxx sampe sekarang masih bingung, gimana cara alamat rumah saya yang baru dipakai pelanggan first media lain (tetangga saya) ??

Kronologisnya, saya baru pindah ke alamat yang sekarang di PJ3 no 9A dari K1 20 sama sama satu area tidak berjauhan. Aneh tapi nyata, permintaan pindah jaringan internet tv kabel saya ditolak karena alamat rumah saya yang baru di PJ3 no 9A sudah dipakai oleh tetangga dengan inisal KI, depan rumah saya yang harusnya 9F. Walhasil, saya yang tidak menahu urusan ini setelah pindah rumah, merasa dirugikan, karena hak sebagai pelanggan lama tidak diperoleh.

Sejak tanggal 19 Mei 2016, sudah hubungi customer service pertama kali hingga detik ini, belum ada kepastian apalagi tindak lanjut pindah jaringan. Terhitung menelepon 8 orang customer service, salah satu percakapannya saya rekam. dan sudah ada 4 orang tim survey ke rumah, namun jawabannya berbeda beda. Ada yang memberikan janji surga, bisa dilakukan pindah, dengan catatan saya harus daftar memakai nomor rumah tetangga 9F karena nomor saya 9A sudah dipakai tetangga.

Ada juga yang janji palsu, bisa dipindah jaringan hanya membayar biaya pindah 55 ribu saja. Ada yang NATO, No Action Talk Only, bilangnya pas saya telepon ke hp, sudah dibenarkan masalah alamat sesuai alamat rumah, tapi kenyataannya janji tinggal janji, dan malah saya di disconnected karena pas saya cek ke customer service, masih alamat yang salah. Bahkan, ada surveyor first media bilang saya harus bayar biaya tarik kabel karena belum ada jaringan. Padahal dengan kasat mata, tetangga saya sudah banyak pakai first media, kiri kanan depan, artinya jaringan sudah ada. Kalo saya tidak mau bayar sebesar kurang lebih 600ribuan biaya tarik kabel, pemindahan jaringan tidak bisa dilakukan.

Semua jawaban dan respon tidak konsisten, tidak jelas. sungguh memalukan, dan mengecewakan, pelayanan pelanggan kok seperti iniĀ  Bayangkan sudah hampir 1 bulan, urusan pindah jaringan karena alamat saya entah disalahgunakan oleh oknum entah siapapun itu, jadi saya yang dirugikan malah jaringan saya yang terpaksa diputus.

Firstmedia perusahaan besar, termasuk pioner di bidang pelayanan jasa internet tv kabel, ternyata pelayanannya tidak sebesar gaung nama perusahaannya. Hari ini, Minggu tanggal 12 Juni 2016 siang tadi jam 3 datang kembali tim survey first media (nama surveyor ada pada saya beserta no hpnya), itupun belum tau apakah membawa kepastian dengan melaporkan temuan lapangan ini ke pihak pusat dan akan membantu hak saya, ataukah hanya janji janji lainnya.

Giliran first media ada maunya, saya dipaksa ikut program up grade modem dengan nambah biaya tertentu, getol amat customer service hubungi dan follow up saya via hp, sms dan email. Tapi, giliran laporan saya entah dimana follow upnya.

Salah satu customer service bahkan menjawab, kalo saya mau tahu proses follow up laporan ya tinggal telp lagi ke customer service karena first media tidak memberikan jawaban laporan atau pengaduan pelanggan via hp, sms dan email. Wawww….!!! Amazing…!!

Sampai kapan first media bisa menyelesaikan perkara ini ? dimana logikanya, alamat rumah saya 9A bisa digunakan oleh tetangga depan rumah persis yang jelas jelas no rumahnya 9F? Dan saya yang berhak menggunakan alamat 9A terzolimi hak hak sebagai pelanggan, tidak bisa pindah jaringan dan tidak bisa menikmati layanan first media, sejak 19 Mei 2016 ketika mendiami rumah bernomor 9A? Pembayaran saya via atm selalu teratur, tertib, tepat waktu..dan wawlohualam, dengan kejadian ini, kalau tetap ditagih billing, itu sudah sangat keterlaluan.

Dengan ditulisnya surat terbuka ini, bukan berarti saya tidak ada itikad baik menyelesaikan secara baik, namun hampir sebulan belum ada kejelasan atas hak saya tersebut di atas, sehingga terpaksa saya menulis surat ini, Harapan saya ada itikad baik dari pihak first media untuk mengembalikan hak sebagai pelanggan. Semoga hal ini juga menjadi wacana para pembaca lainnya untuk menjadi penilaian sendiri.

Terimakasih. Hormat saya pelanggan lama yang tak kunjung memperoleh penjelasan yang dikebiri haknya.

(tulisan ini saya tulis sebelumnya di thread FastNet namun saya share disini juga agar tepat sasaran)


Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!