Hati-hati Memilih Kost, Harga Sewa Mahal Bukan Jaminan Keamanan

Masuk: July 30th, 2013 | Kategori: Perumahan | Komentar: 0

iklan

Kakak ipar saya baru saja mengalami kejadian kemalingan di tempat kosnya kurang lebih 1 bulan yg lalu. Dia mendapatkan info kos-kosan itu dari sebuah situs di internet http://www.koskost.com/Detail.aspx?Ref=100001. Harganya termasuk mahal menurut saya. Rp 1 juta per bulan dengan fasilitas AC dan cuci.

Kkakak saya sudah tinggal di sana selama kurang lebih 1 tahun dan tidak pernah mengalami kejadian buruk apapun. Kos itu adalah kos campur dengan dijaga oleh 2 pembantu wanita. Pembantu itu sering membawa masuk teman laki-lakinya ke kamar kos. Kejadian itu pun dilaporkan oleh kakak karena dia merasa risih. Dua pembantu tersebut sudah lama bekerja di rumah kos itu.

Tak lama setelah kakak saya melapor, kunci-kunci kamar beserta serepnya diminta oleh si pemilik kos. pemilik kos bernama Cik Mega. Beberapa minggu setelah itu, kamar kakak saya kemalingan. Kejadiannya ia ketahui sepulang ia bekerja sekitar pukul 7 malam. Pintu kamar dan jendelanya tidak satupun yang rusak. Kamarnya masih dalam keadaan terkunci.

Namun kakak saya kaget mendapati laptop, tablet, jam tangan, dan handphone miliknya yang terletak di atas meja beserta semua charger hilang semuanya. Semua barang-barang lain di kamar masih ada dalam keadaan rapi. Pada hari yang bersamaan, penghuni kamar sebelah kakak saya menghilang dan tidak pernah kembali lagi sampai kakak saya pindah ke kos lain.

Kejadian kemalingan ini langsung dilaporkan kakak saya ke kantor polisi Gubeng. Hasilnya nihil dan polisi mengatakan tidak ada bukti yang kuat untuk menuduh. Tidak ada CCTV di kos tersebut. Polisi sudah menggeledah kamar pembantu dan kamar-kamar lain. tentu saja hasilnya NIHIL!

Hal ini benar-benar sangat merugikan kakak saya. Kelalaian dari pemilik kos ini adalah menyerahkan kunci semua kamar kepada pembantu dan tidak meminta KTP penghuni kos. Tidak menutup kemungkinan jika pembantu tersebut masih menyimpan kunci serep kakak saya dengan cara menduplikat. Mungkin saja mereka menyimpan dendam terhadap kakak saya.

Selain itu, menurut pengakuan pemilik kos, pembantu yang bernama Tini (orgnya pendek dan gemuk) ini mempunyai hutang kepada Cik Mega dan tidak mampu bayar. Pembantu yang lain bernama Mel (kurus dan rambut panjang). Kos ini terletak di Jl. Dharmahusada 117B surabaya.

Kakak saya benar-benar stress atas kejadian ini. Barang-barangnya adalah hasil tabungannya selama ini. Saya kasihan banget melihatnya. Dan saya menulis laporan ini dengan tujuan ingin share ke seluruh pembaca dan memberikan pesan untuk lebih berhati-hati dlm memilih kos. Gantilah kunci pintu dengan kunci pintu yg anda beli, lengkapi dengan gembok/pengaman lainnya. kos-kosan yang mahal, BUKAN JAMINAN bahwa anda mendapatkan keamanan.

Terima kasih sudah membaca share saya. Tuhan memberkati.

Hanny




Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!