Kredit Lunas, Sertifikat Belum Keluar

Masuk: November 14th, 2009 | Kategori: Keuangan & Perbankan | Komentar: 0

cb

Saya debitor Bank BTN Cabang Medan, Sumatera Utara, yang memperoleh fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Saya mengambil Kredit Griya Utama satu unit rumah tipe 45/120 di kompleks Tanjungbalai Indah, Sumatera Utara. Akad kredit 14 Mei 2004. Nomor perjanjian kredit 00003010 10026434 senilai Rp 33 juta. Jangka waktu kredit 60 bulan. Angsuran Rp 820.000 per bulan.

Pada Mei 2009 KPR BTN saya lunas. Pembayaran terakhir saya lakukan langsung di kantor BTN Cabang Medan. Meski kredit sudah lunas, sertifikat hak milik tanah dan rumah yang dijadikan obyek agunan KPR BTN tidak juga diserahkan. Padahal, saya sudah tak punya kewajiban lagi kepada Bank BTN.

Menurut pihak pengembang PT Pradipta Artha Lestari (sebelumnya PT Raja Lalo), harga rumah yang sebagian dibayarkan melalui KPR Bank BTN sudah termasuk pembuatan sertifikat hak milik. Pihak Bank BTN Cabang Medan menjelaskan, sertifikat hak milik kompleks perumahan itu belum dipecah.

Sofyan Sury
Tanjungbalai Indah Blok A
Datuk Bandar, Tanjungbalai
Sumatera Utara

Sumber: Kompas, Rubrik “Redaksi Yth” edisi Sabtu 14 November 2009




Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!