Pelayanan Perbankan Terburuk Saya Terima dari BNI, Sangat Mengecewakan

Masuk: January 6th, 2017 | Kategori: Keuangan & Perbankan | Komentar: 3

iklan

LAPOR – Tanggal 9 Desember 2016 yang lalu saya bermaksud untuk mencairkan dana pensiun saya di BNI (DPLK BNI- Simponi). Sayapun mendatangi BNI Cab. Cibinong, dalam antrian panjang dan berjam-jam, sayapun berhasil menemui customer service lalu  menyerahkan semua dokumen yang diperlukan.

Semua persyaratan sudah saya lengkapi dan dijanjikan dana paling lama akan cair dalam 14 hari. Sayapun diperlihatkan angka saldo akhir -yang ternyata dananya tidak cukup berkembang dalam beberapa tahun terakhir. (Sangat  jauh dibandingkan dengan dana pensiun yang disimpan dilembaga keuangan lain).

Waktu itu saya pikir cukup lama juga ya masih harus menunggu 14 hari. Tanggal 23 Desember saya  mengecek ternyata dana belum masuk, lalu saya menanyakan status dana saya via email ke cabang tempat saya menyerahkan dokumen, jawabannya sudah diserahkan ke kantor pusat dan disuruh menunggu.

Saya berusaha sabar tetapi kesabaran saya habis karena dana pensiun saya tak kunjung masuk ke rekening saya. Hingga tanggal 31 Desember 2016 saya kembali mengirim email menanyakan bagaimana status dana pensiun saya, sudah lama sekali saya menunggu tetapi tidak ada kabar. Email sayapun sudah tidak dibalas lagi. Sayapun menunggu hingga  tahun baru, tetapi dana tak kunjung masuk.

Sejumlah tagihan yang harus saya bayarkan akhirnya ikut mengalami keterlambatan karena hal ini. Sayapun mengalami kerugian materil yang tidak sedikit. Lalu saya mencari informasi via telepon (tanggal 4 Januari 2017) dan membutuhkan waktu setengah hari bagi saya hanya untuk mendapatkan no telepon customer service DPLK BNI. Setiap kali menelpon selalu saja terputus. Sampai-sampai operatornya juga bingung dan heran kenapa nomor tersebut tidak diangkat-angkat (021-2511946 ext. 2406/2407), ataupun kalo diangkat selalu diputus dari sananya.

Lalu si operator memberikan 4 nomor terakhir yang dia yakini bisa membantu.  Nomor tersebut adalah 021-5729091, 5728270, 5728269 dan 5729842. Dari semua nomor tersebut hanya nomor terakhir yang bisa  dihubungi (3 nomor yang lain error) tetapi sayangnya nomor terakhir bukan divisi pencairan dana dan diapun berusaha menghubungkan saya dengan divisi yang dimaksud tetapi selalu saja terputus.

Setelah seharian berusaha menghubungi customer service Simponi BNI namun selalu gagal, akhirnya saya putuskan saya akan pergi langsung ke kantor pusat BNI di Sudirman Jakarta. Hari Kamis tanggal 5 Januari 2017 sayapun pergi ke kantor pusat BNI, langsung ke lantai 24. Setelah menunggu agak lama sayapun bertemu dengan salah seorang staffnya yang kurang ramah. Menurut pengakuannya, dia bukanlah person in charge untuk masalah transfer dana pensiun. Tugasnya hanya menghitung. Temannya yang bertugas tidak masuk.

Dan saya bertanya kenapa uang pensiun saya sudah hampir sebulan tetapi belum saya terima. Perempuan muda inipun berkata kalo tanggal 23 Desember uang pensiun saya sudah ditransfer tetapi tanggal 27 Desember baru diketahui ternyata ada retur RTGS uang saya. Yang membuat saya semakin terheran-heran adalah itu kejadian bulan lalu, tetapi tidak ada follow up sama sekali dari BNI, setidaknya mereka harus menghubungi saya via telepon atau email, lalu mengirimkan kembali uang saya tetapi NIHIL.

Buat apa mereka menyimpan nomor HP dan email saya kalau ternyata tidak berguna bagi mereka? Sementara setiap hari saya menunggu kabar tentang uang saya. Dan kesalahan ini terjadi tentunya karena dari pihak BNI yang salah menulis nomor rekening atau nama saya yang tidak sesuai padahal mereka (BNI) memiliki foto copy buku asli rekening saya(nama dan nomor rekening saya yang mereka dapatkan dari buku rekening asli mereka sendiri yang meng-copynya).

Gedung dengan lantai menjulang tetapi tidak adakah satu petugas pun yang bisa melakukan pekerjaan simple mentransfer dana yang tertahan hingga berminggu-minggu hingga menyusahkan saya sebagai pemilik uang tersebut. Saya sangat kecewa dengan cara kerja BNI. Bank yang benar-benar tidak tahu bagaimana cara melayani customer dengan  baik. Belum pernah saya menemukan bank yang cuek bebek seperti BNI ini. Sayapun harus jauh-jauh datang ke kantor pusat hanya untuk tahu bagaimana nasib uang saya. Bagaimana kalo saya tinggal di luar pulau, dan tidak ada yang memberitahu tentang keberadaan uang saya?

Jangan harap kantor cabang bisa membantu karena semua urusan sudah diserahan ke kantor pusat. Dan sampai detik ini saya masih belum menerima uang pensiun saya walaupun sudah hampir sebulan. Saya mau sampaikan saya kapok menyimpan uang di BNI dan tidak ingin menggunakan produk ataupun layanannya lagi. Saya hanya ingin uang saya kembali.

Santhy Simanjuntak




Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

3 komentar pada “Pelayanan Perbankan Terburuk Saya Terima dari BNI, Sangat Mengecewakan”

  1. 1 Fahdin berkomentar pada jam 3:46 pm tanggal January 18th, 2017:

    Benar BNI pelayanan terburuk, saya ga suka pelayanannya, tiba2 uang di atm kecabut, transfer sering error tapi uang d rekening udah kecabut, transfer harusnya jumlah uang yg di terima bulat malah tidak sesuai dengan jumlah yg d transfer, alasannya ada kesalahan mainten, tapi uang tidak kembali, alasan makai BNI cuma karena untuk terima gaji saja. Pantas saja BNI pendapatan selalu meningkat dengan cara merugikan costumer.

  2. 2 Taufiq berkomentar pada jam 3:08 pm tanggal April 11th, 2017:

    Ibu shanty apakah sudah ada titik tetang dengan dana sinponi anda ? Karena sy jg sedang menunggu proses pencairan dr tgl 27 maret 2017 lalu , dan sampai sekarang blm ada titik terang.

    Salam

  3. 3 Yadir berkomentar pada jam 5:17 pm tanggal May 15th, 2017:

    Mas udah cair blm…saya udah dua bulan blm cair uga


Ingin berkomentar?