Showroom Daihatsu Tidak Punya Hati Nurani

Masuk: May 30th, 2013 | Kategori: Otomotif | Komentar: 0

iklan

Kemarin mobil saya selepas lampu merah Jl. Otista Raya Jakarta TimurĀ  mogok. Karena takut membuat macet jalan, secepatnya saya masukkan mobil saya ke showroom Daihatsu.

Pertama saya masuk, satpam menegur. Saya jelaskan, bolehlah saya numpang parkir dibelakang. Saat itu anak saya tidur. Berkali kali satpam menegur saya. Saya bilang, mobilnya mogok mas apa boleh saya minta dicek atau di service.

Saat itu ada teknisi yang mau membantu, saya disarankan untuk ke dalam minta izin. Saya gendong anak saya yang dalam keadaan tertidur, dan dari dalam karyawan memberi aba-aba tidak boleh.

Saya minta tolong sama teknisi yang kelihatannya kasihan sama saya, lalu dia menyarankan untuk meminta bengkel umum yang ada di seberang jalan. Karena didesak untuk tidak parkir di area itu, akhirnya saya gendong anak saya menyeberang jalan ditolong security Daihatsu tadi. Lalu teknisi mengecek, ternyata hanya kabel yang terlepas.

Yang saya keluhkan, apakah karena mobil saya bukan Daihatsu (saya menggunakan Hyundai) saya tidak boleh parkir dan minta dicek sama teknisinya? Padahal saya lihat dibengkel Hyundai, merek lain boleh service di sana. Dan penyebabnya sepele, yang saya rasa teknisi daihatsu pun bisa menolong saya.

Dimanakah hati nurani mereka? Dan situasi jalan di sana pas dua mobil berpapasan. Kalau saya mogok di sana, apa tidak akan menimbulkan macet yang panjang?

Nanan Nurjannah

Keterangan:
Alamat e-mail dan alamat rumah pelapor ada di Lapor.NET




Sebarkan Tulisan Ini Melalui:

Ingin berkomentar?

Lapor dan Apresiasikan!